Terinspirasi dari “Wedangan”

Sebagai bentuk dukungan terhadap agenda tahunan pemerintah Surakarta,  Intrafood menerima kunjungan 20 Finalis Putra Putri Solo 2016 (30/8). Dalam factory visit ini para finalis PPS mengenal tentang pembuatan minuman herbal serbuk, salah satunya Jahe Wangi yang saat ini menjadi salah satu produk andalan Kota Surakarta. Sebelum berkeliling ke area produksi, Steven Na (Direktur Sales & Marketing) berkesempatan menerima dan berdiskusi dengan para finalis.

Sebagai perusahaan keluarga yang saat ini ditangani oleh generasi kedua, Steven bercerita tentang mengapa memilih jahe sebagai bahan olahan utama. “Ide bikin minuman instant jahe itu pertama muncul saat  Bapak saya Na Sing Hie ada di ‘wedangan’ yang mayoritas menyediakan wedang jahe dan umum dikonsumsi di lingkungan orang Jawa.” ungkapnya.

Sebagai produk asli Solo yang sering berpartisipasi di pameran-pameran baik di dalam maupun luar negeri,  Intrafood memiliki tanggung jawab social untuk mempromosikan Solo. Diungkapkan oleh Steven Na “Kami menggunakan corak batik di semua produk baik local maupun ekspor, sebagai identitas dan untuk mencerminkan berasal dari Solo, Indonesia. Misalkan corak Batik Parang kami gunakan di kemasan Jahe Wangi, dan Batik Kawung yang digunakan di kemasan Jahe Kopi adalah motif-motif yang menarik”.

Intrafood juga terbuka untuk kunjungan dari Instansi, Universitas dan sekolah-sekolah dari berbagai kota di Indonesia untuk berbagi ilmu mengenai industry berbasis kearifan lokal. Disamping itu, sebagai dukungan terhadap pariwisata di Solo Intrafood juga turut andil “ Pada tahun 2014, lahir produk oleh-oleh yang bernama ‘Wedang Janoko’, dengan karakter wayang dan batik yang kuat. Kami ingin mengedukasi konsumen tentang minuman asal Solo dan juga beberapa informasi tentang pariwisata Solo juga tertulis di kemasan” ungkap Steven.

Leave a Comment